Nolan bersaudara

Iseng googling Christopher Nolan dan saya kaget liat filmography-nya, kenapa isinya film favorit saya semua?! Ahaha…

6127751363821568

Saya nonton film random ya. Yang dilihat ceritanya bagus atau ngga, genre ga penting. Pemainnya saya suka dan juga rekomendasi dari teman. Sutradaranya ga pernah saya lihat. Tahu Christopher Nolan itu dari tv series “Person of Interest”. Sebenarnya yang buat series itu adiknya Christopher, Jonathan Nolan. Tapi waktu itu saya kira Christopher & Jonathan itu sama. Entah kapan saya tahu kalau mereka itu adik kakak.

Balik lagi ke filmography-nya Christopher Nolan,  memento adalah film yang paling saya suka. Film yang beda dari yang lain, pertama kalinya saya lihat film seperti itu. The prestige, film dengan latar jaman dulu yang paling saya suka. Dan Batman, superhero DC favorit saya. Dan semua itu dibuat oleh Christopher Nolan (yang dibantu adiknya juga). Apa-apaan ini…?!

Pas saya nonton semua film itu, saya sama sekali gatau Nolan lho! Nonton memento gara-gara rekomendasi temen. The prestige, gatau kenapa saya nonton film ini. Batman, karena saya suka batman. Makanya kaget banget pas tau semua film itu dibuat oleh orang yang sama.

Kayaknya saya dan Nolan bersaudara punya selera yang sama. Officially I’m become their fan!

Ah… film barunya juga saya suka, The Interstellar. Apalagi pas nonton the science of the interstellar, makin kagum aja sama film & orang yang buat filmnya (mereka pakai rumus Einsten untuk membuat animasi dari wormholes/blackhole).

Pokoknya yang suka film berbau science, misteri ataupun film yang lain dari yang lain wajib nonton film-filmnya Nolan bersaudara. Dijamin ketagihan!

MotoGP 2015 : Le Mans

Vale kayaknya kesulitan cari settingan di track Eropa. Di Le Mans ini juga, jatuh bangun selama FP. Start dari posisi ke-7, saya pikir bisa podium ke-3 aja udah lumayan banget. Kalau buat saya sih ga masalah dapat P3 juga. Yang paling penting balapannya jangan membosankan kayak Jerez :|

Untung Vale bisa start bagus, bisa dapat posisi ke-5. Tapi team matenya juga seperti biasa start bagus juga dan langsung buat jarak di depan. Alamak.. terulang lagi deh Jerez. Tapi dovi bisa nempel Hohe lumayan lama. Seru pas Vale mulai overtake Ian lalu marq. Dan akhirnya bisa salip Dovi dan dapat posisi ke-2 sampai finish. Duel Ian vs Marq luar biasa seru, serasa deja vu moto2. Vale, Ian & Marq yang buat balapan di Le mans tidak berakhir seperti di Jerez.

Tapi progresnya Vale positif sih. Walaupun harus jatuh bangun cari settingan sama seperti di Jerez. Tapi hasilnya ada peningkatan. Jerez P3 dan Le Mans P2. Mudah-mudahan Mugello P1. Dan seterusnya bisa tetap konsisten podium.

Forza Vale!!

Belajar Mengelola Sampah dari Tokyo

artikel ini aslinya dimuat di koran Pikiran Rakyat (2005)

Pertambahan jumlah sampah selaras dengan aktifitas dan kehidupan sehari-hari. Hal ini telah menimbulkan banyak masalah dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia, terutama di kota besar. Biasanya, sampah dapat langsung dibuang atau setelah melalui proses pembakaran, sisa dari pembakarannya di buang di tempat pembuangan akhir (TPA).

Namun, pesatnya pertambahan jumlah sampah tidak dapat diimbangi dengan kemampuan mengolah seperti proses pembakaran dan kompos. Akibatnya TPA menjadi tumpuan, namun sekarang mencari lahan untuk TPA terutama di kota-kota besar sangatlah sulit.

Periode Edo dan Meiji Continue reading

what I’m watching…

Yang paling saya suka untuk menghabiskan waktu luang adalah menonton drama atau tv series. Need less money and less energy :D Sekarang lebih selektif sih memilih drama/tv series untuk ditonton. Karena sekarang banyak hal yang harus dilakukan. Tapi pasti diusahakan weekend minimal dipakai nonton, buat refreshing.

Tv series yang saya ikutin sekarang cuman 1, Person of Interest Season 4. Baru tamat hari Rabu kemarin. Jadi sekarang ga ada tv series yang saya tonton. Lagi nunggu Game of Thrones, pertengahan season baru mau mulai nonton. Walaupun ada season baru dari series yang saya ikutin lagi tayang, tapi ga ada mood buat nonton. Nanti sajalah.

Akhir-akhir ini udah jarang nonton dorama Jepang. Subtitlenya lama. Gatau kenapa, apa subbernya udah mulai bosan sama dorama gitu ya?! Ada beberapa judul yang masuk list, tapi belum didownload nunggu subtitlenya lengkap dulu. Yang sekarang lagi diikutin cuman 1 judul aja, I’m Home. Tertarik karena poster doramanya yang unik. Ini juga subtitlenya lama, semoga aja ga berhenti ditengah jalan. Sayang soalnya ceritanya seru, lain dari yang lain dan setiap episodenya bikin penasaran.

Kalau drama Korea sekarang lagi suka sama Falling for Innocence. Awalnya nonton karena aktor utamanya cakep, tapi ternyata ceritanya juga seru. Trus coba nonton School 2015, agak bias sih nonton K-drama ini. Pemainnya biasa aja ga begitu saya tau juga. Tapi gara-gara School 2013 yang keren banget, penasaran jadinya apa school 2015 sebagus school 2013 atau tidak. Baru nonton 5 episode tapi jadi semakin males buat nerusin nonton. School 2013 itu berasa banget atmosfir sekolahnya. Ceritanya itu sesuai dengan judulnya, tentang sekolah, persahabatan, keluarga dan no romance.  Yang versi sekarang ga dapet feel sekolahnya. Gatau deh mau lanjut nonton atau ga.

 

MotoGP 2015 : Jerez

What a boring race :/

Walaupun banyak yang mengunggulkan Rossi di sini tapi dari awal saya ga yakin Rossi bisa dapat podium tengah. Apalagi komentar Rossi tidaklah terlalu bagus. Susah cari settingannya. Jadi tidak terlalu kecewa juga liat Rossi finish ketiga. Setidaknya konsisten podium. Tapi yang tidak disangka balapannya malah jadi sangat membosankan. Minim overtake, barisan depan dari awal udah ngacir sampai akhir. Sangat-sangat mengecewakan, jauh banget dibandingkan 3 balapan terakhir.

Jangan sampai deh terulang lagi balapan kayak gini. Di Le Mans nanti harus seheboh balapan di Argentina. Dan Rossi dapat podium tengah XD

MotoGP 2015 : Argentina

balapan kali ini melebihi ekspetasi saya.

Satu jam sebelum balapan saya menulis prediksi disini kalau balapan bakal seperti COTA. Setengah jalan balapan berlangsung sesuai prediksi. Tapi setelah itu semua terjadi diluar ekspetasi saya.

Tak disangka balapan kali ini banyak drama. Sesuai prediksi, awal balapan Marquez udah ngacir aja. Vale hampir melakukan start  yang bagus, tapi sayang kesenggol sama Ianone dan terlempar kembali ke posisi 8. Sejauh ini balapan sesuai prediksi. Tapi pelan-pelan Vale melibas rider di depannya satu per satu. Sampai akhirnya dia bertarung dengan Dovi memperebutkan posisi kedua. Setelah posisi kedua didapat, jaraknya dengan Marquez sudah 4 detik. Lumayan jauh, saya pikir ga mungkin kesusul ini.

Eh kenyataannya perlahan gap antara Vale dan Marquez berkurang. Komentatornya bilang Vale kayak bom waktu buat Marquez. Saya aja yang nonton awalnya pasrah dan mulai ngantuk langsung melek begitu lihat gap yang terus berkurang. Mana sering banget motogp a.k.a Dorna update jarak kedua rider itu, yang setiap update berkurang terus. Saya jadi super deg-degan. Setiap 2 lap Vale pangkas gap sebanyak 1 detik. Gila, Marquez langsung ngacir itu, keliatan dia ngepush motornya mencoba buat jarak. Saya aja yang nonton nervous banget apalagi Marquez, ga kebayang. Mana ini pertama kalinya bagi dia, ada yang bisa ngejar ketika dia udah ngacir.

Dan di lap ketiga terakhir Vale tepat di belakang Marquez. Jarak 4 detik itu dipangkas Vale dalam 9 lap. Di 2 lap terakhir Vale overtake Marquez. Marquez bertahan bahkan sampai senggolan. Serem banget lihatnya, takut Vale jatuh. Tapi yang jatuh malah Marquez. Kaget campur senang lihatnya, ahaha… Akhirnya kesampaian juga melihat Vale dogfight sama Marquez. Sayang banget kalau saja Marquez ga terlalu ngotot dia bisa duel sampai lap terakhir sama Vale.

Balapan kali ini memang mirip dengan Laguna Seca 2008, Man vs Machine yang terkenal itu. Kondisinya sedikit mirip. Stoner ( Laguna Seca) dan Marquez (Argentina) sama-sama mendominasi dari sesi latihan sampai kualifikasi. Begitu balapan pun mereka langsung mendominasi melesat ke depan. Namun tanpa disangka Vale bisa menyusul dan menyalip mereka. Strategi yang dipakai Vale sama: membuat kejutan dan menghancurkan ritme rider terdepan. Dan strategi itu berhsil kembali. Kesalahan yang Marquez lakukan tidak hanya karena sifatnya yang menang atau tidak sama sekali tapi kayaknya dia panik dan kaget, ga nyangka Vale bisa overtake dia.

Dengan kemenangan di Argentina, Vale masih memimpin klasemen motogp dengan selisih 6 point dengan Dovi. Vale butuh 13 kemenangan lagi untuk melampaui rekor kemenangan Giacomo Agostini. Juara dunia ke-10 pun bukan lagi menjadi mimpi bagi Vale.

Ah, selain duel Vale vs Marquez ada drama lain yang tidak kalah seru. Motor Hernandez kebakar, seremnya dia ga langsung sadar kalau motornya kebakar. Apinya gede, serem kirain bakal meledak. Yang bikin kaget lagi, Cal overtake Ianone di tikungan terakhir di lap terakhir. Padahal garis finish udah di depan mata. Alhasil podium untuk Ianone pun melayang.

Balapan selanjutnya di Jerez, home race Marquez. Vale punya kans yang besar untuk menang. Tapi saya lebih penasaran dengan Marquez, akankan kejadian di Argentina mempengaruhi mentalnya? Apa dia akan bernasib seperti Stoner?! Well, we’ll see..

11150144_898210436902299_2822124099279606421_n

An hour before race.

Menurut Emmet pace Rossi terbaik kedua setelah Marquez. Sayangnya dia harus start dari grid 3. WUP anehnya Rossi & Lorenzo malah pakai ban yang tidak sesuai dengan selera mereka. Padahal di FP4 pace Rossi bagus banget pake ban keras dan pilihan dia buat race antara ban keras atau ekstra keras. Tapi WUP malah pake medium. Aneh deh.. Hasil WUP lorenzo berada di depan Rossi tapi pace nya Rossi lebih baik. Lorenzo cepat beberapa lap saja, tidak konsisten. Makanya saya rasa di race nanti Rossi bisa finish di depan dia.

Lihat hasil moto2 dan moto3 yang menang pada ngacir. Curiga balapan kali ini ga akan beda jauh kayak di COTA.  Temperatur balapan motogp nanti diprediksi hangat yang artinya ideal untuk ban keras. Berarti kans Rossi untuk podium cukup besar. Tapi itu semua tergantung pada saat start. Kali ini start pending banget, karena besar kemungkinan Marquez, Lorenzo atau bahkan Ducati ngacir duluan. Jangan sampai deh mereka pada ngacir bakal susah di kejar.

Kalau start Rossi bagus, P2 terbuka lebar. P1?! Walaupun saya ga mau mengakuinya tapi kans Marquez lebih besar. Suzuki?! Hmm.. walaupun selama latihan bagus tapi ga yakin mereka bisa bertahan di depan sampai akhir balapan. Kalau lihat dari layout sirkuitnya motor Honda & Ducati yang bakal dominan. Ini sirkuit bukan tipikal Yamaha.

Bagaimana pun intinya balapan nanti harus lebih rame dari sebelumnya. Nonton motogp dini hari gini kalau balapannya kayak parade motor bisa-bisa tidur nih..